Dinas Sosial Kab Pamekasan dengan Pendamping Rehsos Kementerian Sosial RI melakukan Sosialisasi di kemas dengan (Pendamping Rehsos Goes To School/(PGTS) juga menyambut Hari Anak Nasional yang akan jatuh pada Tanggal 23 Juli 2025.

Latar Belakang
Perkembangan jaman kian pesat terkadang tak diimbangi dengan kesiapan mental dan karakter pada anak, akhirnya menjadikan permasalahan anak yang mengkhawatirkan, baik bagi orangtua, guru maupun masyarakat. Hal ini ditengarai salah satunya akibat dari perilaku anak yang maladaptif, kompulsif dan impulsif. Perilaku anak yang semacam ini menjadikan sosok anak yang tidak bisa beradaptasi, mudah terpancing isu-isu baru dan bertindak spontan tanpa berpikir panjang. Perilaku yang demikian tentu tidak diharapkan oleh seluruh pihak, karena dapat merugikan diri anak sendiri dan juga orang-orang disekitarnya.
Pada Hari ini:Selasa Tanggal 15 Juli 2025. Dinas Sosial Kab Pamekasan dengan Pendamping Rehsos kementerian sosial RI melakukan Sosialisasi di kemas dengan (Pendamping Rehsos Goes To School/(PGTS) juga menyambut Hari Anak Nasional yang akan Jatuh pada Tanggal 23 Juli 2025 Nanti.
Lokasi Kegiatan & Peserta
1. SMPN 1 Pakong Kecamatan Pakong Kab. Pamekasan
2. Jumlah peserta: 75 siswa terdiri dari kelas 7,8 dan 9
Materi
∆ Mengenai Hak – Hak anak:
1. Hak Hidup.
2. Hak tumbuh Kembang.
3. Hak Perlindungan
4. Hak Partisipasi
∆ Pengenalan Jenis-jenis Narkoba yang harus dijauhi

Pemateri
1. Syamsuri, (Pendamping Rehsos)sebagai pemateri Hak-hak anak
2. Rusdiyono(Pendamping Rehsos) sebagai pemateri tentang Narkoba

Tujuan Kegiatan
1. Sebagai langkah pencegahan (preventif) terhadap permasalahan-permasalahan anak, utamanya kekerasan pada anak baik fisik,psikis maupun seksual dan anak mengetahui hak dan batasan pergaulan dalam sehari-harinya.
2. Supaya anak memahami dan menghindari bahaya narkoba seperti: Jenis-jenis minuman yang mengandung Alkohol & obat-obatan terlarang

Harapan
1. Siswa/i sebagai menyambung lidah terhadap anak-anak yang lain untuk menghindari dan membentengi diri sendiri dari penyahgunaan Obat-obat terlarang.
2. Dengan demikian harapanya anak-anak diusia sekolah dapat terhindar dari kekerasan secara fisik,Psikis dan seksual dan memiliki ketahanan diri sabagai benteng untuk menghindari kasus kekerasan seksual pada anak.
sementara pada saat pelaksanaan Antusiasme peserta sangat luar biasa. Terlihat keaktifan anak-anak selama proses sosialisasi berlangsung di akhiri dengan sesi tanya jawab,diskusi kelompok dan menulis keluhan-keluhan/pengalaman yang terjadi pada diri anak Baik saat berada di Rumah maupun di sekolah.

Tindak Lanjut
1. Dari hasil diskusi kelompok, manakala ada siswa/i yang memiliki tanda-tanda prilaku sosial menyimpang akan di lakukan asesmen lanjutan oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial.
2. Setelah dilakukan assessment akan direkomendasikan untuk penanganan lanjutan ke sumber-sumber yang di butuhkan oleh Anak.
3. Kegiatan Pendamping Rehsos goes to school ini akan terus di lakukan ke sekolah-sekolah yang lain Baik Sekolah Negeri mapun Swasta, sebagai langkah pencegahan (preventif) terhadap kasus-kasus kekerasan pada anak di Kabupaten Pamekasan.
Sekian laporan kegiatan Pendamping Rehsos goes to school. Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional Mohon dukungan dan support kedepannya. STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK

Scroll to Top